Bedah Strategy S3 Marketing Odading Mang Oleh

Bedah Strategy S3 Marketing Odading Mang Oleh

Saya cukup kaget dengan  beberapa media yang mengup berita ini terus menerus sehingga berakibat dari semakin larisnya penjualan dari odading mang oleh, yang awal mulanya sebenarnya dari videonya Ade Londok ini yang menyebabkan terjadinya share sampai ribuan kali dan ditonton hingga jutaan views, belilah odading mang oleh ! itulah kalimat awal dari Ade Londok, yang sekarang beliau sudah viral namanya dimana mana bahkan instagram dan youtube beliau sudah melejit jauh views nya

Dengan durasi kurang dari satu menit Warung Kue Odading Mang Oleh berhasil viral, bahkan antri bisa berjam jam sekarang. Video yang isinya berupa promosi menggunakan kata-kata yang nyeleneh dan dengan nada ngegas ini sangat diterima baik oleh masyarakat khususnya warga media sosial.

Kalo dilihat lagi videonya memang terlihat tidak direncanakan, bahkan tidak ada bermasuk untuk viral, apalagi  sebagai bentuk promosi atau strategi marketing, intinya lebih mengarah ke hanya iseng dan sambat saja, namun siapa sangka video tersebut sudah mencapai angka 2 M views dari pertama kali di share oleh akun @kencrotawn di twitter.

Nah di artikel ini saya pingin membedah beberapa strategy marketing yang dilakukan oleh odading mang oleh ini, tepatnya diviralkan oleh Ade Londok ini

Menurut saya pribadi ada 3 point penting dalam strategy marketing ini :

Penyebutan Brand dilakukan berulang ulang

Coba anda tonton kembali video tersebut, dikatakan bahwa, belilah odading mang oleh, disana disebutkan hingga 4x dari awal sampai akhir, yah walaupun dalam ilmu marketing ini disebut dengan penegasan sebuah brand, agar penonton bisa mengenal secara detail brand yang akan mau kita kenalkan ke masyarakat, belilah odading mang oleh, begitulah kata kata yang dilontarkan oleh Ade Londok ini.

Penyebutan dan penekanan brand ini tidak dilakukan dengan sederhana, namun dengan bernada yang berbeda dan tidak biasanya, alias lumayan ngegas, hehe, mungkin ini menjadi perhatian warga net dalam penyampaian yang dilakukan oleh Ade Londok tersebut

 

Ngegas

Ntah kenapa warga net Indonesia ini senang banget dengan nada yang ngegas, mulai dari selebgram, youtuber dan sejenisnya yang menggunakan nada ngegas pasti secara umum dapat perhatian lebih dibandingkan dengan nada yang biasa biasa saja, sehingga ini bisa menjadi kesimpulan bahwa memberikan nada ngegas bisa menjadi solusi dalam mempertahankan dan memperkuat strategy dalam marketing yang anda lakukan

buktinya video nya Ade Londok tersebut mendapatkan sambutan bagus di mata masyarakat Indonesia, mulai dari viralnya odading mang oleh, nah yang berefek dari penjualan odading mang oleh diantri sampai 2 jam baru bisa mendapatkan makanan khas Bandung tersebut

Ade Londok bisa dikatakan sebagai S3 Marketing karena memiliki terobosan yang signifikan dalam memasarkan produknya, walaupun memakai hp seadannya. Hal tersebut divalidasi oleh  ucapan Ridwan Kamil, “Saya sedang berada di Jalan Baranangsiang Bandung bersama S3 Marketing Indonesia Mang Ade Londok. Beliau bisa membuat satu produk jadi terkenal, salah satunya skill bahasa.” Ridwan Kamil juga memberikan Hp kepada Ade Londok baru untuk menunjang aktivitas di media sosial. Namanya rezeki tidak ada yang tau, namun yang perlu kalian tau bahwa langkah yang berat adalah bisa bertahan di puncak. Oleh karena itu penting sekali untuk mengatur agar usaha tetap eksis dan terus tumbuh. Semoga nasib dari Odading yang viral ini tidak berakhir seperti nasib Es Kepal atau Dalgona-dalgona itu.

 

Banyak Konspirasi Di dalamnya

Nah ini menarik, karena masyarakat Indonesia ini ntah kenapa juga senang dengan berbau hal konspirasi, ntah itu kebetulan atau tidak, namun ini harus digali lagi dan dikaji lagi kenapa bisa viral, pasti ada sesuatu yang mengikuti pola

apa itu konspirasinya?? kita sesuaikan aja dengan cocoklogi ya, misal dia mengatakan alias Ade Londok, rasanya seperti anda menjadi iron man, nah sedangkan yang sedang viral saat ini adalah rasanya seperti mau meninggal, hehe..ntah kenapa bisa mirip, miripnya dimana?? miripnya yaitu di waktu penyebutan iron man, sedangkan iron man kan sudah meninggal, hehe, dan itu bisa cocok begitu

itu yang pertamam sedangkan yang kedua adalah masalah anjay, yang tidak boleh disebutkan, nah di Ade Londok ini justru menekankan rasanya seperti anj###g dan sangat dekat dengan istilah anj#y, benar gak?? hehe nah masalah itu biar masyarakat yang menilai

 

Hal ini juga sudah saya bedah di video channel youtube saya, anda bisa tonton dibawah ini ya :